Kerjasama Keamanan Indonesia, Thailand dan Malaysia Tak Perlu Campur Tangan Amerika

Isu keamanan menjadi isu penting di Asean. Ketergantungan kawasan ini dalam masalah-masalah terorisme dan keamanan pada umumnya terhadap Amerika, membentuk pemerintahan yang gampang untuk didikte asing.

Baru-baru ini mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, mengatakan dukungannya mengenai kerja sama antara pimpinan negara Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam bidang pertahanan dan keamanan.  Kerjasama ini untuk menangani keamanan regional.  Anwar berharap  kerja sama tersebut jangan membuat Susilo Bambang Yudhoyono, Thaksin, dan Abdullah Badawi dikendalikan oleh Amerika atau pihak asing. “Kita harus melihat masalah terorisme sesuai dengan kacamata kita,” ungkapnya.

Anwar memberi contoh: apabila ada seseorang yang terbukti bersalah karena mempunyai senjata beracun, maka orang tersebut harus diberi tindakan yang tegas sesuai dengan hukum melalui pengadilan.  Kasus-kasus yang ditanggani masih berdasarkan titipan asing dan dijadikan isu terorisme. Hal inilah yang menyebabkan akar dari keamanan di Asia Tenggara seperti ancaman di Selat Malaka dan mapia obat terlarang dapat diatasi.

Selama ini baik pemerintah Indonesia, Malaysia dan Thailand menggantungkan program keamanan yang telah diseting oleh Amerika. Pembentukan Densus 88 di Indonesia contohnya hanya berfungsi untuk kasus-kasus yang berkaitan dengan kepentingan Amerika. Disisi lain ketangguhan pasukan tersebut tidak dapat digunakan untuk memerangi pencurian ikan yang banyak diterjadi di Indonesia contohnya, atau ilegal logging yang merugikan Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: