Indonesian Voices, Indonesia, Suara Rakyat Indonesia, Suara Masyarakat Indonesia, Openi Rakyat Indonesia, Rakyat Bersuara Rakyat Berpendapat Aspirasi Rakyat Aspirasi Masyarakat Masyarakat Indonesia Voice of Indonesian Bring of Voices Bring Voices of Indonesian Indonesian People Voices Indonesia Merdeka Indonesian Freedom Suara Umat Aspirasi Umat Indonesian Statement Sound of Indonesia Sekali Merdeka Tetap Merdeka


Pasukan Australia dan Inggris Ditarik dari Irak, Amerika Merasa Terkucil
Tanggal 1 Juni 2008 lalu 500 tentara diperintahkan PM Australia Kevin Rudd untuk ditarik dari Irak dari pangkalannya di Tallil, propinsi Nasiriyah, yang berada di tenggara Baghdad. Penarikan ini dilakukan secara bertahap. Tentara Australia di tempatkan di Nasiriyah untuk menjaga pangkalan minyak Irak.
Pada masa PM John Howard yang berasal dari partai konservatif ini, dan sangat dekat dengan Bush, ikut mendukung pasukan Amerika dalam menginvansi Irak tanpa melihat aspirasi dan opini masyarakat Australia pada umumnya, yang menyebabkan reaksi keras dari publik. Setelah Kevin Rudd berkuasa, yang berasal dari partai buruh arah kebijakan luar negeri Negeri Kangguru ini mulai berubah. Pada masa kampanye Rudd berjanji untuk menarik pasukan negaranya dari Irak.
Dalam keterangannya pressnya PM Kevin Rudd menyatakan alasan utama digelarnya perang Irak ternyata berdasarkan informasi palsu yang dibuat-buat, sebab informasi tentang adanya senjata pemusnah massal di Irak, sekedar berita bohong garapan Washington.
Pernyataan ini membuat gundah Gedung Putih. Melalui juru bicaranya, Dana Perino. Dalam keterangannya ia berdalih bahwa seluruh dunia sepakat Saddam merupakan orang yang berbahaya. Dia juga menyatakan bahwa dunia telah sepakat berdasarkan informasi yang didapat untuk menyetujui AS melancarkan perang, tetapi dia tidak menjelaskan dunia yang mana karena pada kenyataanya keinginan menyerang Irak adalah hanya keinginan Bush saja.
Rudd menegaskan lagi bahwa kebohongan alasan mantan PM John Howard tentang Perang Irak bakal terungkap jelas di hadapan rakyat Australia. Rudd juga menyatakan bahwa semoga rakyat Amerika mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut dan tak lagi mengulang kesalahan yang sama. Jelas sikap Australia ini sangat mengucilkan Amerika di mata dunia. Apalagi sebelumnya pasukan Inggris telah lebih dahulu ditarik

Tidak ada Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>